Setengah manusia yang melata dimuka bumi ini, sudah dijadikan tuhan tersemat dalam hatinya suka menolong. Ada yang suka menolong secara bersungguh sungguh, ada juga yang hanya melepaskan batuk ditangga. Apa jua, ada yang suka menolong.
Dalam adab manusia, apabila orang berbudi, kita berbahasa. Apa lagi andainya kita berkedudukan tinggi. Bagaimana pun, mungkin ini hanya angan angan dalam cerita penglipor lara. Manusia hari ini, barangkali sudah kurang berbahasa.
Adakah orang yang mengirim aku membeli top upnya lewat internet menghilangkan diri, senyap sunyi tiada sepatah kata. Inikan kurang asam namanya. Masyaallah.
No comments:
Post a Comment